5 Tips Jitu Pendiri Raksasa Properti Summarecon

Pendiri raksasa properti Summarecon, Soetjipto Nagaria, kini menduduki urutan ke-111 orang terkaya di Indonesia versi Globe Asia. Total kekayaannya mencapai US$ 305 juta atau setara Rp 4,4 triliun alias nyaris sama seperti Sandiaga Uno.

Jumlah kekayaan itu, meski besar banget, ternyata udah menurun ketimbang tahun lalu. Di tahun 2017, kekayaan pria kelahiran 1940 silam ini mencapai US$ 310 juta.

Salah satu proyek tersukses Summarecon yang bisa kamu lihat adalah Kelapa Gading. Dulu wilayah itu cuma rawa-rawa, tapi sekarang jadi pusat bisnis dan perumahan elite.

Belum lagi ekspansinya di Serpong, Tangerang, hingga Bekasi. Pasti tahu dong gimana kerennya Summarecon Mall Bekasi yang ngehits itu?

Sebagai pengusaha, Soetjipto Nagaria atau yang akrab disapa Tjip ini punya resep sukses buat kamu semua. Pengin tahu apa aja? Yuk simak di bawah ini.

Berkomitmen dan jangan PHP-in orang

Sebagai pengusaha, wajib hukumnya buat mendapat kepercayaan dari berbagai kalangan, termasuk dari rekan bisnis dan juga konsumen. Gimana caranya? Satu aja kuncinya: komitmen.

Hal itu yang dijunjung tinggi oleh seorang Soetjipto Nagaria.

Setiap pengembang properti tentu akrab dengan yang namanya tenggat waktu. Oleh karena itu, haram hukumnya jika proyek molor.

Dengan menjaga komitmen, konsumen pun percaya bahwa kita adalah seseorang yang teguh memegang janji. Itulah yang bikin Summarecon dipercaya.

Harus punya panutan yang bisa dicontoh

Mengidolakan seseorang tentu gak salah, asalkan orang atau figur tersebut emang inspiratif. Tapi ngomong-ngomong, siapa ya idolanya Soetjipto Nagaria ini?

Ternyata, idola pak Tjip adalah perusahaan, bukan tokoh tertentu. Perusahaan itu adalah Mirvac dari Australia dan Sun Hung Kai dari Hong Kong. Dua perusahaan itu adalah perusahaan properti juga, namun skalanya lebih besar ketimbang Summarecon.

Mengapa dua perusahaan itu diidolakan oleh Soetjipto Nagaria? Ternyata karena produk dari dua perusahaan ini selalu laris ketika diluncurkan.

Bahkan ketika kondisi perekonomian sedang buruk pun, produk dari Mirvac dan Sun Hung Kai tetap laris.

Jangan kebanyakan utang dalam berbisnis

Keseruan berjelajah rasa dan indahnya "Pesona Bumi Borneo" hanya di FKS 2018. . Yuk buruan melipir ke Parkir Selatan, Summarecon Mal Serpong. . Waktu Menikmati FKS 2018 : Senin – Kamis pk.16.00wib – pk.22.00wib Jumat pk. 14.00wib- pk. 23.00wib Sabtu pk. 11.00wib- pk. 23.00wib Minggu & Libur Nasional pk. 11.00wib – pk. 22.00wib . . Menyuguhkan warisan kuliner khas Kalimantan seperti Nasi Campur & Nasi Kari Asan 333, Bakso Ikan Telur Asin “AHAN”, Bubur Ikan Aweng, Aming Coffee, Bubur Pedas Sambas by Sang Rasa, Soto Banjarmasin & Sate Tulang Borneo, Rujak Idola Singkawang dan masih banyak yang lainnya. . Tidak hanya kuliner, beragam penampilan menawan dan akan ada di FKS 2018, seperti : . ⭐️ Radja Band, 05 September 2018. Pukul 20.00 WIB. . ⭐️ Element, 12 September 2018. Pukul 20.00 WIB. . ⭐️ Nada Borneo (Musik Sape), 16 – 17 Agustus & 7 – 16 September 2018. Pukul 17.00 WIB. . ⭐️ Tari Borneo Khatulistiwa, 16, 17 & 22 Agustus & 11 September 2018. Pukul 19.00 WIB. . Sesuatu yang baru di FKS tahun ini, Ayo bergabung dan dukung “SEMANGAT MAKANAN NASIONAL INDONESIA ”. Akan banyak juga kejutan seru serta hadiah menarik dengan total puluhan juta rupiah! . Dekorasi khas pesona bumi Borneo yang begitu terasa akan membuat Anda seakan berada di Tanah Kalimantan lho, SMSLovers!! Jadi tunggu apalagi? Yuk ajak keluarga dan teman-teman kalian untuk datang ke Festival Kuliner Serpong 2018. . . . #sms_serpong #festivalkulinerserpong2018 #fkssms2018 #festivalkulinerserpong #eventtangerang #kuliner #infokuliner #foodies #eatintangerang #eventkuliner #instafood

A post shared by Summarecon Mal Serpong (@sms_serpong) on

Dalam Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), PT Summarecon Agung Tbk mendapat rating A+ pada 2017. Pefindo adalah lembaga resmi yang mengontrol seluruh obligasi perusahaan yang menerbitkan surat utang. Ketika ratingnya adalah A atau A+, maka itu tandanya manajemen keuangan perusahaan yang bersangkutan punya reputasi baik.

Pada 2010, Summarecon bahkan dinobatkan sebagai satu-satunya perusahaan properti yang mendapat rating A. Keren banget!

Menurut Soetjipto Nagaria, ketika sebuah perusahaan punya utang banyak, maka perusahaan itu jadi gak stabil. Jika penjualan mereka mengalami penurunan, maka besar kemungkinan mereka berada di ambang kehancuran.

Jelas aja kalau reputasinya udah baik, maka Summarecon termasuk perusahaan yang jarang berhutang.

Pilih mitra yang zero complaint

Suasana selaras, serasi dan menyenangkan hati merupakan tantangan bagi kita untuk mampu memberdayakan alam dalam menciptakan kehidupan yang harmonis. Impian inilah yang selalu berusaha diwujudkan oleh Summarecon Serpong dalam mengembangkan kawasan hunian ideal. . Mau tahu bagaimana rasanya tinggal di kawasan hijau Summarecon Serpong? Jangan sampai ketinggalan, saksikan program Wonderful Living “Bijak Memilih Untuk Masa Depan”, Sabtu 10 Agustus 2018 di Kompas TV pk. 10.00 WIB dan di Metro TV pk. 21.30 WIB. Dengar lebih jauh, keistimewaan dari produk-produk kami. . . . . . . . . #SummareconSerpong #Summarecon #serpong #infoserpong #abouttng #exploretangerang #realestate #living #home #house #cluster #exploretangerang #wonderfulLiving #WonderfulLife #symphoniasummarecon #symphoniaserpong #kotamandiri #clusterverdi #clustervivaldi #kotamandiri #gadingserpong #rossini #newcluster #clusterrossini

A post shared by Summarecon Serpong (@summarecon_serpong) on

Siapa yang jadi mitra dari seorang pengembang? Tentu aja kontraktor.

Summarecon memiliki kontraktor yang sifatnya zero complaint atau minim komplain. Mereka mengakui gak mudah mendapatkan yang seperti ini.

Perusahaan milik Soetjipto Nagaria ini bahkan harus memberikan bonus insentif pada kontraktor yang berhasil bekerja bersama mereka.

Namun, apa yang mereka dapat? Apa rugi? Jelas gak. Malah kepuasan konsumen makin tinggi.

Konsumen jadi tahu kalau ketika pengembang propertinya adalah Summarecon, dijamin produknya pasti oke semua.

Kultur perusahaan harus dikembangkan

Rainbow Springs CondoVillas hadir dengan mengusung konsep modern tropikal hasil rancangan seorang arsitek kenamaan Adi Purnomo yang memadukan fungsi hunian dengan unsur alam. Sudah pernah berkunjung ke hunian ini belum? . Good news! We are happy to invite you to join us at CondoVilla Cocktail Party that will held on August 25th. RSVP now on 0811 140 9008. See you 🍹🍭⛱🎁☀️🌈💐 . . . . . . #RainbowSprings #SummareconSerpong #Summarecon #serpong #infoserpong #abouttng #exploretangerang #realestate #living #home #house #cluster #Villa #exploretangerang #wonderfulLiving #BetterLiving #WonderfulLife #banten #CondoVillas #TheSprings #symphoniasummarecon #rainbowspringscondovillas #CondovillaCoctailParty

A post shared by Summarecon Serpong (@summarecon_serpong) on

Gak cuma reputasi aja yang dijaga, kultur perusahaan juga harus dikembangkan, gitu pula dengan sumber daya manusianya.

Inilah yang dilakukan Soetjipto Nagaria di perusahaannya. Ia sempat mengatakan bahwa Summarecon memiliki aturan baku yang harus dipenuhi oleh semua karyawannya. Intinya, hal itu biar semua orang dalam perusahaan bisa melangkah seirama.

Kultur perusahaan Summarecon juga bisa dibilang cukup ketat. Apa pun yang berkaitan dengan uang-uang siluman dari klien atau vendor tentu gak bakal ditoleransi.

Pokoknya apa yang boleh dan gak boleh diatur banget deh.

Itulah lima rahasia sukses bisnis Summarecon yang dipimpin oleh Soetjipto Nagaria.

Buat kamu yang baru merintis usaha, poin pertama dan kedua tampaknya adalah hal yang paling penting dilakukan. Setelah bisnis berjalan dan menghasilkan laba, maka fokuslah pada yang ketiga dan keempat.

Lalu, ketika kamu udah punya banyak karyawan, baru deh fokus mengerjakan yang kelima.

Moga tips sukses ala Soetjipto Nagaria menginspirasi kamu, ya!