5 Tips Jitu Buat Event Organizer, Dijamin Acaramu Bakal Sukses!

Bisnis-bisnis kreatif di kota-kota besar terus mengalami perkembangan. Salah satunya adalah bisnis jasa event organizer, yaitu jasa profesional yang bertugas menggelar dan menjalankan sebuah acara. Lihat saja hampir setiap acara musik, seminar, hingga pernikahan kini sebagian besar menggunakan jasa mereka.

Keberadaan penyelenggara event tentu sangat membantu bagi klien yang ingin mengadakan suatu acara tapi tak punya waktu dan sumber daya. Hasil yang dikerjakan pun terbilang sangat baik, sehingga banyak dari mereka yang lebih mempercayai event organizer ketimbang mengerjakan segalanya sendiri.

Menjadi pengusaha penyelenggara event yang sukses tentu bukanlah hal yang mudah. Kamu harus merintis dari event kecil dahulu, untuk kemudian meng-handle event berkala besar. Sebab, sebelum menggunakan jasamu, klien pasti ingin melihat dulu bagaimana track record acara yang kamu selenggarakan sebelumnya. Kalau kamu sukses besar, kesempatan untuk dipilih menjadi penanggungjawab acara pun akan semakin besar.

Salah satu contoh penyelenggara event yang sukses adalah Ryan Long. Dia sukses menggelar acara City Summit dan City Gala. Acara tahunan untuk penggalangan dana yang diadakan malam Grammy Awards ini sudah ada sejak 2015. Event yang bertujuan untuk kegiatan amal ini sudah berhasil mengajak para filantropi dari kalangan artis dan pengusaha top dunia untuk menyumbangkan sedikit hartanya.

Nah kalau kamu sudah menyelami dunia event organizer tapi belum sukses juga, coba simak 5 tips dari Ryan Long dikutip dari Entrepreneur.

Baca juga: Bisa Jadi Pilihan, Ini 4 Wedding Organizer Milik Artis Indonesia

1. Memberi dampak positif ke banyak orang

Eo harus bisa berikan dampak positif bagi orang lain. (Shutterstock)
Event Organizer harus bisa berikan dampak positif bagi orang lain. (Shutterstock)

Agar sukses dalam menggelar sebuah acara, Ryan Long menyarankan agar acara tersebut tidak hanya berfokus pada keuntungan saja. Tetapi cobalah untuk menyelipkan sesi-sesi amal. Nyatanya, sebagian besar acara hiburan yang diselipkan dengan acara amal bakalan ramai peminat.

Jadi, usahakan acara yang kamu gelar memiliki manfaat juga terhadap orang lain yang sedang membutuhkan. Bantuan bisa disalurkan ke misalnya komunitas UKM yang membutuhkan modal, atau bisa juga ke pendidikan anak-anak yatim piatu. Dengan bantuanmu, secara perlahan, derajat mereka yang menerima bantuan juga akan terangkat.

Tapi kalau tips yang ini kayaknya lebih tepat untuk event-event musik atau pertunjukan seni lainnya deh. Kalau kamu seorang wedding organizer, kayaknya kurang pas untuk diterapkan.

Baca juga: Orang-Orang Sukses yang Gak Doyan Baca Buku, Salah Satunya Presiden Lho!

2. Kembangkan dan memanfaatkan kepercayaan klien

Kembangkan dan manfaatkan kepercayaan klien. (Shutterstock)
Kembangkan dan manfaatkan kepercayaan klien. (Shutterstock)

Untuk menggelar acara sebesar City Gala, Ryan Long mengaku tidak memiliki banyak uang untuk bisa mengundang seluruh tokoh-tokoh artis dan pengusaha papan atas. Sadar akan kekurangannya itu, ia pun memanfaatkan jaringan-jaringannya.

Long merupakan orang yang mudah bergaul dan dia kerap membangun pertemanan dengan komunitas di Hollywood yang diisi oleh para artis dan orang kaya. Nah relasi ini yang ia gunakan untuk mencari banyak dukungan dana.

Mulai sekarang, coba kamu bangun relasi dan kepercayaan terhadap klienmu. Karena, dengan adanya rasa saling percaya, akan selalu ada jalan buat kamu untuk menuju sukses. Misalnya, jika klienmu puas akan kualitas kinerjamu, pasti dia bakal memberitahukan ke teman-temannya tentang event organizer milikmu. Siapa tahu bisa menarik klien baru bagimu bukan?

Baca juga: Kisah Bocah 13 Tahun Sukses Jadi CEO Perusahaan Permen

3. Menciptakan kemitraan strategis

EO harus ciptakan kementerian strategis. (Shutterstock)
EO harus ciptakan kemitraan strategis. (Shutterstock)

Long memiliki banyak hubungan mitra strategis dengan berbagai macam kalangan. Ada yang berprofesi sebagai produser dan ada juga yang pengusaha. Semua mitra strategis itu menjadi pemasok utamanya dalam menggelar City Summit dan City Gala.

Tips yang ini cocok diterapin buat kamu yang memang memiliki sumber daya yang terbatas. Tapi ingat, ini adalah hubungan kemitraan. Jadi, kamu juga harus menjanjikan profit buat mitramu ini. Kalau mereka gak dapat profit, mungkin mereka bakal mikir dua kali buat invest uangnya ke event organizermu.

Kemitraan juga bisa dijalin dengan vendor sound system, atau vendor panggung dan lampu yang jelas sangat kamu butuhkan untuk mensukseskan event yang kamu gelar.

4. Sadar terhadap keadaan sosial

EO harus sadar terhadap keadaan sosial. (Shutterstock)
EO harus sadar terhadap keadaan sosial. (Shutterstock)

Lagi-lagi, salah satu kiat sukses dari Ryan Long adalah event organizer harus peka terhadap keadaan sosial sekitar. Jadi, selain mencari keuntungan dengan menjual jasa dan layanan, kamu juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sosial.

Long pun mencontohkan bahwa ia mahir mengumpulkan keuntungan dan uang untuk tujuan yang baik melalui City Summit dan City Gala. Tetapi, ia juga memastikan bahwa uang amal tersebut disalurkan ke pihak-pihak yang benar-benar membutuhkan. Uang yang dikumpulkan dialokasikan untuk lembaga-lembaga pelatihan kewirausahaan bagi pemuda yang termarjinalkan di Amerika Serikat.

Dengan memiliki kesadaran secara sosial maka secara gak langsung kamu turut menjaga keberlangsungan bisnis kamu ke depannya nanti.

5. Fokus pada tujuan sebagai penyelenggara event

EO harus fokus pada tujuan. (Shutterstock)
EO harus fokus pada tujuan. (Shutterstock)

Terakhir, tips Long agar bisnis penyelenggara event milikmu sukses dan menjadi acara berskala besar, adalah dengan tetap fokus terhadap tujuanmu. Meskipun kamu gagal dalam menggelar acara, jangan mudah menyerah dan cobalah untuk mengejar tujuanmu. Terus cari ide-ide baru hingga berhasil.

Ryan Long sempat mendapatkan penolakan dari beberapa investor di awal-awal ia mendirikan Summit Gala dan City Gala. Tapi kemudian ia mengubah beberapa konsep acara yang gak cuman ajang kumpul-kumpul saja tapi juga menjadi acara amal. Nah dari konsepnya itu ia pun berhasil menjaring dukungan dan memperoleh beberapa suntikan dana dalam jumlah besar.

Nah itu tadi tips sukses dari Ryan Long dalam bisnis event organizer. Gak cuman 5 tips itu aja, kamu juga harus memastikan bahwa beberapa hal mendasar dalam bisnis penyelenggara acara ini harus kamu penuhi. Di antaranya adalah memiliki tim yang solid, memiliki pengalaman, dan juga memiliki ide serta inovasi yang selalu baru. (Editor: Ruben Setiawan)