5 Sikap Young Lex yang Patut Ditiru Agar Bisa Sukses

Young Lex, sang penyanyi hip-hop, memang kontroversial. Di satu sisi, tingkah dan perilakunya bikin gemez dan dianggap gak patut diteladani. Di sisi lain, ada sikap jempolan dalam perjalanan kariernya hingga bisa sukses tampil di pentas nasional seperti sekarang.

Nama asli rapper kontroversial ini adalah Samuel Alexander Pieter. Young Lex merupakan nama panggungnya. Cowok kelahiran 18 April 1992 ini ternyata gak meraih sukses secara instan lho.

Sebaliknya, dia harus pontang-panting dulu. Kuliahnya gak lulus, dia pun sempat jadi office boy (OB) plus staf gudang. Selain itu, pada awal kemunculannya, musiknya dianggap kurang bagus dan dicibir.

Tapi siapa sangka dia sekarang bisa berkibar. Bahkan dia sempat diundang menjadi dosen tamu di kampus! Padahal gelar sarjana saja dia gak punya. Semua itu karena dia dinilai sukses dan bisa membagikan sesuatu yang bermanfaat, terlepas dari segala kontroversinya.

Melihat kisah hidupnya yang penuh lika-liku, berikut ini sikap Young Lex yang patut ditiru agar bisa sukses:

1. Pantang menyerah

Young Lex
Tampil dengan artis lain yang lagi populer juga jadi strateginya (plus.google)

Rapper yang satu ini gak menyerah membuat lagu baru meski yang dulu-dulu dianggap gak keren. Dia yakin akan kemampuannya mengaransemen lagu. Meski mendapat cibiran, dia gak mau menyerah begitu saja.

Dia pun diundang mentas di mana-mana dan diajak kerja sama dengan musikus lainnya. Yang terbaru, dia akan berkolaborasi dengan Anji, mantan vokalis Drive yang punya banyak penggemar. Walhasil, sekarang dia punya tempat di kancah hip-hop nasional meski arus penentangnya di dunia musik pun berjibun.

2. Pintar cari celah

young lex
Young Lex bahkan sempat dikabarkan akan berduet dengan Jay Park asal Korea (dreamers.id)

Pekerjaan sebagai OB dan staf gudang jelas bukanlah favorit banyak orang. Namun Young Lex mau saja ambil kesempatan mendapat uang dari pekerjaan itu demi mewujudkan mimpinya menjadi orang sukses.

Celah itu dia manfaatkan sebaik mungkin untuk mengumpulkan rupiah demi rupiah. Uang yang terkumpul lantas dimanfaatkan untuk kepentingan kariernya, bukan buat senang-senang. Mungkin sebagian buat nambah tato kali ya.

[Baca: Pelajari 6 Kunci Sukses Orang Tionghoa ala Jack Ma]

3. Fokus pada tujuan

young lex
Saat konser pun pernah diserang penonton lho (vidio)

Anjing menggonggong, kafilah berlalu. Mungkin peribahasa itulah yang digenggam Young Lex ketika mendengar cemoohan dari kanan-kiri, terutama dari media sosial.

Alih-alih terlampau khawatir akan pendapat orang, dia memilih fokus pada tujuannya menjadi sukses. Fokus itu diwujudkan dalam karya dan penampilannya yang konstan dipertontonkan.

4. Kreatif

young lex
Keberadaan tato di tubuhnya mungkin juga jadi pernyataan bahwa dia kreatif dan nyeni (okezone)

Tahu gak Young Lex mengkonsep sendiri semua video klipnya yang diunggah ke YouTube? Itu pertanda bahwa dia merupakan pribadi yang kreatif.

Dia bisa merancang sebuah karya yang berguna untuk kemajuan karier dan upayanya agar bisa sukses. Hal itu tentunya patut diapresiasi, meski standar kreativitas setiap orang mungkin berbeda-beda.

[Baca: 13 Tips Sukses Sederhana Tapi Dilakukan Banyak Orang Kaya di Dunia]

5. Mengikuti perkembangan zaman

young lex
Dicemooh, biasa aja tuh (duniaku.net)

Di era digital seperti sekarang ini, kalau gak sanggup mengikuti perkembangan zaman, bakal punah seperti dinosaurus. Tutupnya gerai-gerai di mal udah jadi bukti nyata.

Tapi tidak demikian dengan Young Lex. Dia tahu dan sadar bahwa YouTube bisa mendatangkan uang. Maka, digelutilah bisnis vlog di media sosial tersebut. Bahkan pada awal kariernya, sebagian besar kebutuhan hidupnya disokong oleh bayaran dari YouTube.

Young Lex adalah sosok yang sukses dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Gak bakal ada yang bilang dia gagal dalam karier. Wong dia masih bisa berpentas di sana-sini.

Meski begitu, harus diakui setiap public figure punya sisi yang dianggap gak layak ditiru. Buat kita, terutama anak muda, tentunya harus bisa memfilter sikap public figure tersebut.

Pakai rumus lama saja: yang baik ditiru, yang buruk ditinggalkan. Toh, kita gak bisa menjiplak orang lain secara persis. Kita tetap mesti bisa jadi diri sendiri dan sukses dengan cara sendiri.

[Baca: Mau Bisnis Oriflame Lancar dan Sukses? Ikuti 5 Tips Ampuh Ini]