5 Mitos Keuangan Ini Justru Menjauhkanmu dari Kebebasan Finansial Lho

Finansialku

Menjadi seorang yang kaya dan bebas secara finansial merupakan dambaan banyak orang. Namun dalam proses mencapai hal tersebut, sering ada berbagai pandangan dan mitos yang salah yang justru malah menyesatkan kita.

MItos-mitos yang salah soal keuangan ini gak cuma bikin persepsi kita salah dalam mengelola uang, tapi bisa jadi malah menjauhkan kita dari kesuksesan dan mencapai kebebasan finansial.

Oleh karena itu, segera paham dan koreksi dirimu soal mitos-mitos keuangan di bawah ini ya!

1. Dengan uang, hidup akan lebih bahagia

Banyak hal yang dapat dibeli dengan uang. Itulah sebabnya banyak orang mengejar uang untuk bisa lebih bahagia. Tapi tahu gak sih kalau untuk mendapatkan kebahagiaan yang sejati, gak cuma uang yang dibutuhkan?  

Contohnya kebahagiaan karena dicintai oleh keluarga merupakan sesuatu yang gak bisa dibeli dengan uang. Kasih sayang gak pernah bisa digantikan dengan apapun, termasuk uang. Tahu gak kalau banyak sekali orang terkenal dan kaya raya yang hidupnya berujung pada bunuh diri? Ini adalah bukti kalau kekayaan gak selalu membawa kita kepada kebahagiaan.

Picture1-e1419317039403
Uang gak bisa membeli kebahagiaan lho (uang/ ziliun)

Uang bukanlah tujuan akhir dari orang-orang sukses, karena mengejar kekayaan semata tidak akan pernah ada habisnya. Jangan biarkan ketamakan yang menjadi hasil yang kita tuai nantinya.

2. Punya banyak uang menjauhkan utang dan masalah

Siapa bilang dengan banyaknya uang akan menjauhkan kita dari utang? Utang akan sejalan dengan jumlah pendapatan. Demikian juga kebutuhan hidup akan sejalan dengan penghasilan kita. Semakin besar penghasilan kita, semakin besar pula gaya hidup kita.

Yang menjadi pokok penting dalam hal berutang adalah bagaimana kita mengelola utang tersebut, apakah utang produktif yang menghasilkan income tambahan atau malahan utang konsumtif yang dapat menggerogoti tabungan dan kekayaan kita.

Ketika berhasil mengumpulkan kekayaan, ujian berikutnya adalah mengendalikan diri dari hawa nafsu kita untuk menggunakan hasil kekayaan tersebut. Kuncinya terletak pada pengendalian diri. Orang yang sukses dan mencapai kebebasan finansial adalah mereka yang dapat mengendalikan diri dalam menggunakan harta untuk keperluan konsumtif belaka dan mengalihkannya kepada investasi yang dapat menghasilkan pendapatan lebih.

3. Uang dapat membeli teman

membedakan-hp-asli-dan-palsu-banner
Milih temen sama aja kayak milih HP. Mesti bisa bedain mana yang asli dan mana yang palsu (teman palsu/ jalantikus)

“Ada gula, ada semut”. Nah, pepatah ini mungkin cocok untuk didengungkan kepada mereka yang berduit. Artinya, semakin banyak harta, maka jangan kaget kalau kamu banyak yang mendekati.

Ketika sudah jadi orang sukses dan berlimpah harta, pasti kamu bakal semakin mudah mendapatkan “teman”. Tapi hati-hati, justru kondisi ini bisa jadi bumerang. Mereka yang mendekatimu ketika kamu sudah hidup enak, malah bisa dipertanyakan apakah benar-benar ingin berteman atau hanya mencari keuntungan saja.

Teman sejati orang kaya sesungguhnya adalah mereka yang menerima dan selalu ada saat dia masih hidup susah. Teman yang diperoleh saat memperoleh kesuksesan apa iya bakal tetap ada saat kegagalan dan kesulitan melanda?

4. Punya uang banyak gak perlu bekerja

Gak selamanya orang yang bekerja hanya mencari uang. Banyak orang yang bekerja untuk mencari kepuasan dan mendapatkan makna hidup dari pekerjaan yang mereka lakukan. Ada kepuasan tersendiri yang mereka kejar di samping uang yang mereka hasilkan

Banyak lho orang yang sudah kaya dan yang seharusnya sudah pensiun, tetapi masih ingin bekerja karena merasa masih produktif. Banyak juga yang tetap berbisnis karena ingin terus melakukan hal yang mereka sukai walaupun sudah tua.

AFo6vTieIJ1425610899
Walaupun bergelimang duit, bukan berarti gak perlu kerja lho (bergelimang duit/ merahputih)

5. Uang dapat menjamin keamanan

Banyak orang kaya yang mempekerjakan banyak bodyguard untuk menjaga keamanan mereka. Berbagai fasilitas keamanan juga mereka beli untuk memproteksi diri dari berbagai bahaya yang dapat mengancam hidup.

Terkadang ada benarnya kalau uang itu bisa membuat kita lebih aman. Tapi ada berbagai hal yang tidak dapat kita kontrol dengan uang. Sebagai contoh, serangan jantung dapat tiba-tiba menyerang kita dan para bodyguard pun tidak akan mampu menolong.

Mungkin saja dengan asuransi dapat memproteksi kita dari berbagai biaya yang diperlukan untuk pengobatan rumah sakit. Tetapi tidak ada yang dapat memproteksi kita apabila waktu kematian sudah di depan mata, termasuk uang.

Orang kaya yang memang memiliki pola pikir kaya adalah mereka yang mampu menahan diri dari mengejar kenyamanan dan kekayaan belaka. Mereka gak akan dibutakan oleh berbagai kenikmatan semu duniawi yang ditawarkan oleh uang.

Nah, kalau kamu masuk golongan yang mana nih?

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: 6 Pemikiran yang Salah Soal Investasi yang Sering Bikin Kecewa]

[Baca: Jangan Percaya 6 Mitos Ini Kalau Mau Jadi Orang Sukses]

[Baca: 5 Tips Finansial Ini Gak Akan Pernah Ketinggalan Zaman]