5 Kunci Sukses RS Hermina Jadi yang Terfavorit di Mata Konsumen

Nama Rumah Sakit Hermina tentu familiar bagi sebagian warga perkotaan. Rumah sakit yang didirikan pada 1967 di Jatinegara, Jakarta Timur, ini awalnya adalah Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA), namun sekarang udah jadi RS Umum yang punya puluhan cabang.

Apa sih rahasianya? Kenapa Hermina terkenal banget?

Satu keunggulan RS Hermina yang wajib diketahui para pebisnis adalah brand awareness yang kuat banget. Ketika seseorang menyebut kata RSIA, maka yang langsung terlintas du otak tentu aja Hermina. Sama halnya ketika orang pengin beli air, pasti yang dia sebut pertama adalah Aqua.

Gak heran deh kalau rumah sakit yang satu ini sering menyabet penghargaan-penghargaan bisnis. Seperti The Most Reputable Brand dari Majalah Swa pada 2013 silam. Atau WoW Brand Award pada 2018 buat kategori Most Recommended Hospital.

Sebagai pebisnis atau calon pemilik usaha, tentunya kamu pengin dong punya brand atau merek yang benar-benar melekat di hati masyarakat seperti Hermina.  

Kalau gitu, ada baiknya buat menilik apa aja yang udah dilakukan Rumah Sakit Hermina dari awal berdiri hingga jadi beken. Berikut ulasan lengkapnya.

1. Punya standarisasi yang baku buat semua cabang

rumah sakit hermina
Cabangnya pun di mana-mana sampai di luar Jakarta juga ada (Tribunnews)

Pada dekade 1980an, Rumah Sakit Hermina melakukan perbaikan sistem operasional. Mereka melakukan standardisasi buat seluruh unit Hermina yang ada.

Intinya, mereka gak pengin ada satu RS Hermina yang beda dengan Hermina lainnya. Selama rumah sakit tersebut masih ada di bawah Hermina Group, maka kualitasnya harus sama.

Proses perbaikan itu jadi PR berat para jajaran direksi rumah sakit. Mereka harus mensosialisasikan standar operasi yang berlaku ke para pegawai. Sementara itu, para staf pun harus belajar dan meningkatkan kualitas diri.

Poin ini emang cukup penting buat dilakukan oleh pebisnis yang punya atau pengin membuka cabang usaha. Asal kamu tahu nih, jika ada perbedaan standarisasi dari cabang-cabang yang berbeda, maka sistem operasional suatu bisnis gak bakal berjalan dengan baik.

Mustahil calon konsumen bisa memandang merek usahamu sebagai merek yang kredibel.

2. Kemasan pelayanan yang baik

Apapun bisnisnya, pelayanan terhadap konsumen harus jadi yang nomor satu. Rumah Sakit Hermina melakukan hal ini dengan baik.

Seluruh pelayanan yang mereka berikan ke pasien benar-benar sesuai dengan standar Kementerian Kesehatan dan Ikatan Dokter Indonesia alias IDI.

Gak pernah ada pelayanan yang sifatnya di luar aturan itu.

Meski demikian, mereka punya kemasan pelayanan yang cukup kreatif. Kemasan itu berupa paket-paket layanan. Sebut aja ada pasien datang pengin melahirkan, maka mereka buatkan paket pelayanan dengan tambahan senam hamil, spa, dan sebagainya.

3. Tepat waktu saat repositioning usaha

rumah sakit hermina
Rumah Sakit Hermina Jatinegara (Liputan 6)

Rumah Sakit Hermina mulai beroperasi sebagai sebuah RSIA. Pada saat itu, potensi rumah sakit khusus ibu melahirkan emang besar banget karena pertumbuhan penduduk Indonesia juga besar.

Pada saat itu, Herminalah yang jadi market leader dan meskipun seiring dengan perkembangan waktu muncul banyak kompetitor, merek Hermina udah jadi top of mind di kalangan masyarakat. Mereka udah bisa dipercaya sepenuhnya.

Di tahun 2015, Hermina melakukan repositioning dengan mengubah status dari RSIA ke RSU. Hal itu disebabkan karena meningkatnya kebutuhan masyarakat bakal rumah sakit dengan pelayanan umum. Hermina pun gak pengin ketinggalan dalam memanfaatkan peluang ini.

Meski demikian, repositioning itu sendiri gak menghilangkan unsur RSIA. Hermina masih punya nadi rumah sakit ibu dan anak. Pelayanan khusus ibu melahirkan tetap ada dan jadi unggulan.

Repositioning Hermina juga bisa dibilang tepat waktu alias gak buru-buru. Mereka sabar menunggu hingga brand awareness jadi kuat terlebih dulu. Dan ketika proses itu berlangsung, orang-orang masih beranggapan bahwa Hermina adalah RSIA terbaik.

4. Jadikan SDM sebagai investor

Salah satu kunci pelayanan yang top dari Rumah Sakit Hermina adalah karena mereka menjalin kerja sama yang baik dengan sumber daya manusia yang dimiliki. Sejak awal berdiri, Hermina udah mengatur pembagian kepemilikan saham perusahaan dengan para dokter-dokternya di daerah.

Pembagian sahamnya juga gak tanggung-tanggung lho. 70:30! Saham terbesar tetap dimiliki Hermina, tapi lumayan kan kalau dokter-dokter yang jadi investor bisa dapat 30 persen.

Alhasil, dokter-dokter tersebut bisa makin bersemangat dalam memberikan pelayanan. Mereka menganggap Hermina ya perusahaan mereka sendiri.

5. Manfaatkan dunia maya sebaik mungkin

rumah sakit hermina
Jangan lupa juga ya sama kekuatan media sosial (Liputan 6)

Coba deh kamu perhatikan gimana ulasan-ulasan positif tentang rumah sakit ini di Internet.

Selain di blog pribadi, ulasan-ulasan positif itu bisa kamu baca di forum-forum online. Tapi tentu aja forumnya bukan seperti Kaskus ya, tapi seperti Female Daily, Vemale, dan sebagainya. Pokoknya yang penghuninya kebanyakan adalah ibu-ibu.

Walaupun masih ada beberapa komentar negatif, tapi ulasan positifnya lebih banyak.

Eksistensi yang baik di dunia maya tentu bisa memperkuat brand positioning RS Hermina itu sendiri. Citra dari rumah sakit ibu dan anak ini pun secara gak langsung jadi bagus di mata konsumen.

Gak heran kalau akhirnya rumah sakit tersebut jadi pilihan banyak orang .

Itulah lima kunci sukses Rumah Sakit Hermina yang kerap disebut sebagai salah satu rumah sakit terbaik. Dengan lima hal tersebut, Hermina gak cuma jadi yang terbaik secara kualitas layanan, melainkan juga terkenal di masyarakat.

Pengin punya merek usaha yang terkenal seperti Rumah Sakit Hermina? Bisa kok, tiru aja lima cara di atas.