5 Cara Ini Bisa Diterapkan Buat Kamu yang Bergaji Rp 2 Juta Agar Bisa Menabung?

Gaji berapapun yang masuk ke rekeningmu, seharusnya ada beberapa persen yang ditabung. Itu teorinya ya.

Memang, besaran gaji menentukan berapa besar porsi tabungan kita. Tapi kalau gak diatur, besarnya gaji juga gak bakal berpengaruh. Kuncinya cuma di pengaturan keuangan saja.

Kenyataannya, menabung itu bukan hal yang gampang. Apalagi buat kamu yang gajinya terbilang ngepas.

Hidup dengan gaji Rp 2 juta misalnya. Agar bisa menabung, tentu butuh banyak pengorbanan. Tapi bukan berarti kamu gak bisa menyisihkan sebagian gajimu untuk dana cadangan atau masa depan.

Mungkin kamu butuh cara yang lebih kreatif agar menabung jadi terasa menyenangkan. Cobain yuk, 5 cara menabung yang menyenangkan ini agar pundi-pundi selalu terisi.

1. Uang receh

Melihat atau mengantongi uang receh itu kadang bikin malas. Tapi itu justru salah.

agar bisa menabung

Jangan cuma buat kerokan, uang receh kalau dikumpulin bisa buat beli motor juga! (Kumpulin Receh / Didut) 

Uang koin itu juga berguna. Daripada koin kembalian belanjaan kamu kasih ke pengamen atau pengemis, mending ditabung dalam celengan.

Contek nih, kisah pasutri pedagang makanan kecil asal Ponorogo yang beli motor secara tunai pakai duit receh. Mereka gigih menabung selama enam tahun dengan total Rp 18 juta!

2. Menabung per hari

Setelah terbiasa menabung duit receh, kamu bisa menjajal satu tantangan lagi: menyisihkan nominal tertentu per hari.

Misalnya saja, sisihkan Rp 5.000 per hari. Dalam sebulan, kamu sudah bisa dapat Rp 150 ribu. Dalam setahun kamu bisa mendapat Rp 1,8 juta tuh!

3. Menabung Emas

Selain menabung dalam bentuk uang, kamu juga bisa loh menabung dalam bentuk emas. Di PT Pegadaian, ada produk tabungan emas.

Tinggal buka rekening, kamu sudah bisa mulai menabung emas. Setorannya bebas mau harian, mingguan atau bulanan dengan minimal setara harga 0,01 gram emas.

agar bisa menabung

Menabung emas juga bisa jadi cara ampuh, tapi jangan ditaruh di celengan juga kali (Celengan / Kilauemas) 

Misalnya kurs emas harian saat ini Rp 5,010 per 0,01 gram, berarti kamu bisa menyetor nominal tersebut. Kalau nilai tabungan sudah mencapai setara 5 gram emas, kamu boleh mengambilnya dalam bentuk uang tunai atau fisik emas.

4. Tabungan Rencana

Kalau sudah berusaha menabung di bank tapi selalu gagal karena ditarik tunai melulu, kamu bisa mencoba tabungan rencana. Sekarang sudah banyak kok bank yang menawarkan produk ini.

Keuntungan tabungan rencana nih:

– Praktis karena dana diambil secara otomatis (autodebet) dari tabungan reguler

– Kontrak jangka waktu simpanan umumnya 1 sampai 20 tahun (ada juga yang sampai 50 tahun)

– Bunga lebih besar daripada tabungan biasa

– Disertai asuransi kesehatan

Setorannya pun bisa kamu sesuaikan dengan kantong. Misalnya, sebulan ingin menabung Rp 150 ribu – Rp 200 ribu.

5. Arisan Bareng Teman

Siapa bilang arisan itu monopolinya emak-emak di komplek atau kampung? Arisan itu bisa dilakukan siapa saja dan justru bermanfaat.

Misalnya saja, coba memulai arisan dengan teman-teman kantor. Tentukan iuran per bulannya, misalkan Rp 200 ribu. Kalau peserta arisan ada 10 orang, dana yang terkumpul sebulan sudah Rp 2 juta tuh. Kalau saat diundi namamu jadi pemenang, kan lumayan tuh.

agar bisa menabung

Dari pada suka nongkrong gak jelas, mending ikut arisan aja ya kan? (Kendurian / Didut) 

Jadi berapapun gaji yang kamu dapatkan sekarang, gak ada alasan buat gak menabung. Gaji kecil itu bukan halangan asal kamu pintar mengaturnya.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Kenapa Tanggal Tua Selalu Identik dengan Hidup Prihatin? Mungkin Ada yang Salah dengan Cara Mengatur Keuangan Kamu]

[Baca: Menabung Bisa Pakai Emas Mulai dari 5000 perak? Yuk, Cari Tahu Apa Itu Tabungan Emas]

[Baca: Niatnya Menghemat Pengeluaran Bulanan, Tapi Cara Ini Justru Bikin Kamu Rugi]