4 Investasi yang Menguntungkan Saat Rupiah Melemah

Apakah ada investasi yang menguntungkan saat rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat? Jawabannya jelas ada!

Semua tentu tahu, di awal Mei 2018 nilai tukar rupiah terhadap dolar kian melemah. Bahkan saat ini saja US$ 1 setara dengan Rp 14 ribuan!

Secara gak langsung, peristiwa ini mengingatkan kita pada krisis moneter 1998. Walaupun pada saat Krismon nilai tukar rupiah per US$ 1 adalah Rp 16.650, tapi coba bayangin deh jumlah itu udah dekat banget.

Gak dipungkiri, peristiwa ini memang bikin kamu deg-degan. Tapi coba deh, pandang saja dengan positif karena kamu bisa mencoba empat investasi ini.

Empat investasi yang dimaksud bakal jadi investasi yang menguntungkan di periode ini deh. Berikut ulasan seputar investasi yang dimaksud.

1. Deposito dolar

investasi yang menguntungkan
Dolar AS naik investasi aja (Liputan 6)

Emang sih, bunga deposito itu lagi ngedrop banget. Dan jarang ada yang merekomendasikan investasi ini mengingat return-nya yang gak bagus.

Tapi jangan salah, deposito juga masih bisa nguntungin ketika kamu pilih deposito dolar!

Deposito dolar sejatinya gak beda sama deposito biasa. Akan tetapi ketika kamu menyimpan uangmu dalam mata uang dolar, maka dengan memiliki banyak dolar dan nilai tukar rupiah terus melemah, uangmu otomatis jadi makin banyak bukan?

Meski demikian, setoran awal deposito dolar itu gak sedikit lho. Sebut saja di BCA, setoran awalnya mencapai US$ 1.000. Dan sama seperti deposito lainnya, deposito ini juga hanya bisa dicairkan dalam waktu tertentu.

2. Reksadana dolar

Selain deposito, reksadana dalam bentuk dolar pun ada. Jika reksadana rupiah harga Nilai Aktiva Bersih (NAB)nya sekitar Rp 1.000 per unit, maka jika di reksadana Dolar, NAB per UP biasanya dimulai dari US$ 1.

Kalau bisa sih kamu pilih reksadana saham atau campuran saja ya. Mengapa demikian?

Jawabannya jelas karena penguatan dolar juga sering diiringi dengan penguatan valuasi saham-saham global.

Walaupun bisa nguntungin, tapi soal investasi yang satu ini kamu juga harus hati-hati ya. Ingat lho reksadana saham risikonya juga cukup tinggi. Sementara itu reksadan campuran bisa jadi alternatif kalau mau cari yang risikonya lebih rendah.

Belum lagi masalah nilai tukar mata uang itu ibarat pedang bermata dua. Bisa jadi nguntungin, bisa juga merugikan.

Selain mesti paham soal saham-saham global mana yang bagus, kamu juga harus pantau kurs setiap hari. Dan kamu juga harus perhatikan bahwa investasi reksdana saham dolar ini modal awalnya tergolong besar.

Sebut saja seperti Panin Dana US Dolar. Untuk berinvestasi di reksadana ini, modal awalnya adalah US$ 1.000. Dan minimal penjualannya juga sama yaitu sebesar itu.

3. Saham

investasi yang menguntungkan
Daripada nunggu dolar turun, mending investasi aja (Liputan 6)

Saham juga masih digolongkan sebagai investasi yang menguntungkan saat rupiah melemah lho. Tapi, bukan berarti asal pilih saham pasti untung lho ya.

Beberapa sektor saham di pasar saham Indonesia juga mengalami penurunan kinerja karena rupiah makin tertekan. Mereka semua umumnya adalah saham-saham dari perusahaan yang bergerak di bidang impor.

Meski demikian, sektor saham perusahaan yang berbasis ekspor justru bisa untung. Mungkin kamu perlu pantau saham-saham perusahaan pertambangan nih. Selain itu, saham perkebunan juga bisa kamu lirik.

4. Emas

investasi yang menguntungkan
Mau yang stabil buat jangka panjang? Ya emas (liputan 6)

Bila memang kamu ingin mencari investasi yang menguntungkan untuk jangka panjang, emas adalah salah satu yang bisa diandalkan. Meski rupiah anjlok dan dolar menguat, emas tetaplah bersinar.

Naik turunnya memang gak bisa diprediksi. Bisa jadi ketika rupiah anjlok dia malah naik, atau juga bisa sebaliknya.

Meski demikian, naik turunnya dalam waktu dekat gak mungkin drastis seperti saham. Palingan hanya naik Rp 3 ribu atau turun Rp 3 ribuan.

Itulah empat jenis investasi yang menguntungkan di saat rupiah melemah, dan Dolar menguat. Dari ke-empat investasi ini nomor satu dan tiga tampaknya risikonya cukup besar. Dan jangka waktu investasinya gak bisa untuk jangka panjang, kecuali yang nomor satu.

Sementara itu yang nomor empat memang jadi pilihan investasi jangka panjang dalam kondisi apapun. Terlepas dari dolar makin kuat atau Rupiah melemah, emas emang udah jadi satu-satunya yang paling jitu untuk jangka panjang.

Tertarik investasi di mana nih guys? Silahkan dipilih sesuai tujuannya ya.