4 Fakta Kehidupan Laila Sari dan Pelajaran Keuangan yang Bisa Dipetik

Berita duka kembali terdengar di dunia perfilman Indonesia. Nenek Laila Sari yang biasa tampil ceria dan humoris baru saja tutup usia di umur 82 tahun.

Nurlaila Sari Jahrotuljannah lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat, pada 4 November 1935. Itulah yang membuat komedian senior ini disebut sebagai artis tiga zaman. Selain tenar sebagai komedian dan artis, Laila Sari juga seorang penyanyi lho.

Namun, karya nenek yang energik ini harus berhenti sekarang. Sepulang syuting, Laila Sari menghembuskan napas terakhirnya pada 20 November 2017. Disinyalir, belakangan ini kondisinya memang sedang kurang fit.

Sebagai seorang selebriti, Laila Sari pantas disebut sebagai aktris kawakan. Kariernya di dunia seni peran sudah dimulai sejak 1955. Tapi mirisnya, kesehariannya sangat berbeda dengan selebriti kebanyakan yang identik dengan gaya hidup glamor.

Sebaliknya, Laila Sari justru bisa dibilang hidup kekurangan. Kisah perjalanan hidupnya cukup memilukan, dan tentu ada pelajaran keuangan yang bisa kamu dapat dari beliau.

Berikut adalah empat fakta kehidupan Laila Sari dan pelajaran yang bisa kamu petik dari kisah hidupnya itu:

1. Tinggal di rumah kumuh

laila sari
Beginilah penampakan rumah nenek Laila Sari (Tribunnews)

Laila Sari sudah tampil di layar kaca sejak tahun 1950-an, tapi selama berkarier dia menempati rumah sangat sederhana (bahkan cenderung kumuh) di Tangkiwood, Jakarta Barat.

Dulu, komplek perumahan ini memang sempat dihuni oleh seniman-seniman senior Indonesia, tapi saat ini kompleknya pun kelihatan semrawut karena terletak di perkampungan.

Kondisi rumahnya juga dikabarkan sangat memprihatinkan. Bocor di mana-mana, hingga lantainya jadi kusam. Dalam salah satu pengakuannya kepada media massa, Laila Sari menolak pindah dari rumah itu karena banyak kenangannya.

Tapi sejatinya, rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia selain makanan dan pakaian. Rumah juga merupakan investasi yang berharga di masa depan lho. Karena harganya bisa naik berkali-kali lipat saat dijual lagi dan jadi warisan untuk anak dan cucu kita. Itu kalau dirawat dengan baik ya.

Membiarkan rumah jadi gak terawat dan kumuh dimakan usia, tentu sangat gak disarankan. Ini juga bisa jadi sarang penyakit lho. Semestinya, saat perekonomian keluarga sedang baik, gak ada salahnya untuk melakukan renovasi agar rumah kita tetap terawat dan nyaman ditempati.

2. Bangkrut karena anggota keluarga jatuh sakit

laila sari
Wajah Laila Sari saat masih muda (Pos Kupang)

Di tahun 1960, Laila Sari dikabarkan menikah dengan seniman bernama Murdadi Iskandar. Mereka pun hidup bahagia sampai akhirnya sang suami menderita stroke selama hampir enam tahun.

Pada saat yang sama, ibundanya juga dirawat di rumah sakit karena usia yang sudah senja. Di saat itulah Laila Sari meninggalkan status keartisannya sejenak untuk merawat dua orang yang paling dicintainya itu.

Untuk membayar biaya pengobatan, hartanya pun ikut terkuras. Usai suami dan ibunya meninggal dunia, kondisi perekonomian Laila Sari makin memburuk.

Di sinilah pentingnya sebuah asuransi kesehatan. Dengan proteksi ini, maka biaya pengobatan pun pasti bakal jadi lebih ringan, dan keuanganmu pun tetap aman.

[Baca: Sebelum Menjatuhkan Pilihan, Simak Dulu Hal-hal Penting Memilih Agen Asuransi Kesehatan Ini]

3. Menggadaikan barang untuk hidup

laila sari
Meski sudah membintangi puluhan film, di masa tuanya Laila Sari didera masalah ekonomi (Bintang)

Seperti yang dijelaskan di poin kedua, pascameninggalnya suami dan ibunda, perekonomian Laila Sari justru terguncang. Dia pun dikabarkan menggadaikan barang dan perhiasannya untuk hidup.

Selain itu, artis yang sudah membintangi puluhan film ini harus menghadapi biaya listrik, telepon, dan air yang menunggak. Apakah benar-benar gak ada dana yang tersisa di tabungan Laila pada saat itu?

Dana darurat dan investasi seharusnya bisa menjadi solusi. Ketika ada kebutuhan mendesak, dana ini bisa menjadi juru selamatmu. Kalau gak punya dua instrumen ini, gak heran kalau utang dan gadai barang bakalan jadi jalan keluar yang diambil ketika ada kebutuhan darurat.

[Baca: 4 Tips Menyiapkan Dana Darurat karena Kamu Gak Tahu Apa yang Akan Terjadi Esok]

4. Kerja sampai usia senja

laila sari
Nenek periang ini meninggal dunia usai syuting lho (KapanLagi)

Sejak dulu, Laila Sari adalah tulang punggung keluarga yang menghidupi anak angkat, cucu, dan cicitnya. Dan dikabarkan pula, dia meninggal dunia usai syuting di NET TV. Kasihan kan, nenek 82 tahun masih saja sibuk syuting.

Sebagai artis yang dapat kerjaan gak tentu, Laila Sari juga gak punya dana pensiun. Itulah kenapa dia masih rajin bekerja di usia senja.

Kerja di usia yang sudah gak lagi produktif tentu ada risikonya. Salah satunya ya menyangkut masalah kesehatan.

Kalau kamu mau menikmati masa tua dengan hidup damai dan santai-santai, jangan abaikan dana pensiun. Ini adalah satu-satunya bekalmu setelah purnakarya lho.

Oh ya satu lagi, sebagai pencari nafkah, sangat disarankan untuk punya asuransi jiwa. Dengan begitu, ketika si pencari nafkah sudah meninggal dunia, akan ada uang tanggungan yang bisa diberikan kepada keluarga yang ditinggal. Anggap saja ini sebagai bentuk warisan untuk anak-cucumu.

Itulah empat fakta kehidupan Laila Sari yang cukup memilukan. Selain bisa membuatmu jadi lebih bersyukur, kisah hidup ini tentu bisa mengingatkanmu tentang pentingnya melakukan manajemen keuangan sejak masih muda. Dengan begitu, masa tua pun bisa dijalani dengan lebih tenang dan bahagia.