4 Ciri-ciri Orang Bermental Gratisan yang Harus Dihindari Biar Gak Nyusahin Orang Lain

Artikel DuitPintar.com ini pernah ditayangkan oleh partner content kami, Suara.com.

Siapa sih yang bakal nolak segala sesuatu yang sifatnya gratisan? Hayo ngaku, kamu juga pasti mau. Emang gak bisa dipungkiri bahwa gratisan itu sungguh nikmat. Yang diskon saja diburu, apalagi yang gratis.

Mungkin hanya orang berduit selangit yang sanggup menolak barang gratisan. Atau orang yang malu-malu tapi mau dan serba jaga gengsi.

Selebihnya, pasti dengan senang hati menyambut ya. Wong gak perlu keluar biaya.

Tapi ada perbedaan antara orang yang suka gratisan dan orang bermental gratisan. Masalahnya, mereka sering gak tahu apakah termasuk hanya suka sesuatu yang gratis atau terlalu getol mengejar barang gratisan tersebut.

Eits, jangan anggap masalah ini sepele loh. Sebab, orang yang punya mental gratisan itu bukan gak mungkin ujungnya malah nyusahin. Apalagi jika mereka gak sadar kalau mereka memiliki ciri orang bermental gratisan.

Biar kita gak nyusahin orang lain, simak nih ciri-ciri orang bermental gratisan yang wajib dihhindari.

1. Gak  peduli kata orang, yang penting gratis

Bersikap masa bodoh, alias gak mau ambil pusing dengan perkataan atau pendapat orang. Yang penting bisa dapetin banyak barang gratisan. Enak kan jadi hemat, gak keluar uang. Mental kayak gini nih yang bisa banget nyusahin orang lain.

orang bermental gratisan
Siapa sih yang gak suka gratisan, tapi jangan malu-maluin ya hehehe (Antri Es Krim Gratis / Kompasiana)

Kasihan dong kalau ternyata yang kita mintai gratisan itu adalah teman atau kerabat yang sedang merintis usaha. Modal saja belum balik, barang jualannya malah kita minta secara cuma-cuma. Bagaimana mereka mau mengumpulkan keuntungan?

2. Sok akrab biar dikasih gratisan terus

Sering rela melakukan apapun termassuk sok akrab demi dikasih gratisan terus. Semisal, punya teman kantor yang dermawan alias gak pelit. Lalu kita bersikap baik dan sok akrab sama mereka karena ada maunya. Lumayan, setiap makan siang gak harus keluar uang sendiri.

Ini mah sama saja dengan memanfaatkan kebaikan orang lain ya. Kita gak tahu loh, mungkin rekan kerja kita itu sebenarnya punya banyak kebutuhan buat keluarganya. Masa iya sih setiap hari sengaja minta dibayari makan siang? Gak malu tuh?

3. Gak sensitif ketika disindir cari gratisan terus

Punya sikap yang ‘muka badak’ alias gak sensitif itu bahaya loh. Sampai-sampai sudah disindir lewat kalimat pedas oleh orang lain yang jengah melihat kelakuan kita pun, tetap gak ambil pusing. Gak meerasa apa yang kita lakukan itu gak baik.

‘Wih enak banget sih lu setiap nonton dapet gratisan terus dari si A.’ Kalimat yang tertuju seperti ini pun ditanggapi dengan samblil lalu. Merasa ‘Ah teman gue rela-rela aja tuh bayarin gue nonton.’

4. Pelit, lebih sering cari gratisan ketimbang keluar duit

Selalu mencari kesempatan untuk bisa menghemat duit sendiri tapi membuat teman mengeluarkan ekstra uang. Demi bisa dibayarin makan, hangout atau barang-barang tertentu lalu jadi orang pelit. Dih, amit-amit deh!

orang bermental gratisan
Berhemat boleh, pelit jangan deh mbaksis! (Perempuan Pegang Uang / Superseru)

Kira-kira, dari poin-poin di atas ada yang mirip kelakuan kita gak? Semoga sih gak ada ya. Dengan menjadi orang yang bermental gratisan, kita hanya akan menjadi orang yang gak bisa menghargai jerih payah orang lain.

Sebisa mungkin kita menolak barang gratisan dari bisnis keluarga atau teman. Misalnya, dikasih tas handmade teman. Sebaiknya kita beli saja, sebab itu sama saja dengan bentuk dukungan dan penghargaan kita atas karya atau bisnisnya.

Hindari deh yang namanya minta diskon gede-gedean apalagi sampai minta gratisan. Kalau dia temannya banyak, bisa rugi bandar dong kalau semuanya minta diskon. Mending menjadi penyuka barang-barang gratis saja, jangan pernah meminta.

Ambil yang gratisan bila memang memungkinkan. Tapi kalau gak, ya gak apa-apa sesekali keluar duit. Asalkan pengeluaran itu sudah diperhitungkan dengan seksama. Jadilah orang yang bijak dan gak merugikan orang lain.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Mental Gratisan Kok Dipelihara Gimana Mau Maju]

[Baca: Antara Hemat dan Pelit Pahami Dulu Deh Biar Gak Ngatain Teman Pelit]

[Baca: Kenapa Uang Selalu Habis Padahal Udah Dihemat]