3 Cara Agar THR Nggak Cuma Numpang Lewat Doang

Dana tunjangan hari raya (THR) ditunggu-tunggu tapi sekaligus bikin khawatir. Soalnya, sekalinya datang, bisa langsung hilang.

Bukan hilang dicuri, melainkan dimakan hasrat sendiri. Padahal sebelumnya udah rencana buat ini-itu dari dana THR.

Hari gini, seharusnya THR gak cuma numpang lewat doang. Udah bukan zamannya. Rencana yang udah dibikin menyangkut THR ini semestinya bukan jadi wacana doang.

Ada yang bilang lupa bahwa sudah ada rencana. Jadinya duit dipakai entah buat apa gak kelacak. Padahal, soal rencana keuangan begini ada bantuan yang bisa kita dapatkan dengan gratis.

Yang punya handphone canggih, khususnya Android, buka deh GooglePlay di hape itu. Terus, cari aplikasi pengatur keuangan yang tersedia di sana. Ada berapa? Banyaaak…

[Baca: Cobain Aplikasi Pengatur Keuangan Ini Biar Finansial Nggak Amburadul]

Lewat aplikasi-aplikasi itu, kita bisa lebih matang dalam perencanaan keuangan. Juga lebih pasti untuk menjalankan rencana yang sudah disusun.

Tapi, yang namanya manusia, ya, meski sudah ada bantuan pihak luar masih ada yang kelewatan. Itu sebabnya, aplikasi tersebut gak akan berguna selama kita sendiri gak mengubah sikap.

Cara memanfaatkan THR harus kita kuasai biar pemasukan tambahan itu benar-benar berguna. Berikut ini contoh konkret memanfaatkan agar THR nggak cuma numpang lewat:

thr nggak cuma numpang lewat
Ongkos mudik juga perlu diperhitungkan, jangan sampai malah bikin jebol keuangan

 

1. Tendang beban

Yang harus menjadi prioritas dalam pemanfaatan THR adalah utang. Utang adalah kewajiban, jadi mesti dibayar lunas.

Hitung dulu berapa utang yang ada. Lalu cocokkan dengan besaran THR yang akan diterima. Paling besar 30 persen dari THR bisa dipakai untuk membayar utang.

Misalnya THR Rp 5 juta dan ada utang Rp 3 juta, berarti yang direkomendasikan hanya bayar Rp 1,5 juta. Lalu sisanya Rp 1,5 juta? Dicicil saja bulan depannya.

Tapi, jika hendak langsung membayar lunas utang bisa saja. Jika benar mendesak dan kebutuhan lain bisa ditunda.

Alokasi maksimal 30 persen itu direkomendasikan karena melihat kebutuhan lain yang juga jadi prioritas penggunaan THR.

Kalau punya utang lebih dari satu, utamakan yang paling berat bebannya. Misalnya yang bunganya paling gede. Daripada utang makin numpuk karena terus ditunda pembayarannya.

[Baca: Terjerat Utang? Simak Cara Mengelola Utang yang Bertumpuk Ini Deh]

 

2. Nambah pundi-pundi

Kalau masalah utang terselesaikan, segera lihat rekening tabungan. Isi rekening dengan sisa dana THR.

thr nggak cuma numpang lewat
Belanja kebutuhan lebaran terutama hidangan tentu wajib, pastikan bujetmu sudah sesuai

 

Menabung adalah cara tersederhana untuk mengembangkan dana. Tapi, hasil pengembangannya kecil dibandingkan dengan investasi yang sebenarnya.

Untuk permulaan, mungkin kita bisa pilih investasi yang terbilang sederhana ketimbang menabung saja. Misalnya deposito atau emas. Yang penting, pahami dulu jenis investasi yang mau dijalani biar gak salah langkah.

[Baca: Buat Para Pemula, Baca 5 Panduan Berinvestasi Ini Ya!]

 

3. Belanja kebutuhan hari raya

Pemberian THR bertujuan membantu karyawan memenuhi kebutuhan hari raya. Biasanya, harga bahan pokok naik menjelang hari raya, apalagi Lebaran.

Karena itulah dana THR akan sangat bermanfaat. Selain membeli bahan pokok, kita bisa membelanjakan duit THR untuk keperluan lain.

Misalnya pakaian baru. Itu sah-sah saja. Asalkan belanjanya gak jor-joran. Semua dibeli mentang-mentang dilabeli diskon.

Ini patut diwaspadai. Diskon dan hari raya seperti sendok dan garpu, gak terpisahkan. Tapi, kadang diskon ini gak sesuai dengan apa yang dijanjikan.

Selain itu, barang yang didiskon belum tentu kita butuhkan. Mubazir kalau beli barang tapi gak dipakai. Mending duitnya buat hal lain.

[Baca: 7 Alasan Pintar Mommies Harus Cari Barang Diskon]

Khusus THR Lebaran, dana ini wajib kita manfaatkan juga untuk menunaikan kewajiban membayar zakat. Jangan sampai hal ini terlupakan.

thr nggak cuma numpang lewat
Pemandangan yang sudah biasa kala mendekati hari raya, sudah siapkah mentalmu?

 

Gak peduli seberapa besar THR yang diterima, kalau gak ada rencana dan niat mematuhi rencana itu bakal sia-sia. Tahu-tahu duit tinggal selembar-dua lembar. Plus penyesalan karena gak melacak pengeluaran.

[Baca: Jauhin 9 Pengeluaran Ini Kalau Gak Mau Dibilang Makan Tuh Gengsi]

 

 

Image credit:

  • https://kampoengsufi.files.wordpress.com/2013/08/lebaran-2013.jpg
  • https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/e/e4/Ketupat2.jpg
  • http://dangdutberisik.com/wp-content/uploads/2015/06/belanja-lebaran-via-bata-tribunnews.jpg