3 Bekal Memasuki Usia Pensiun yang Harus Dipersiapkan Sekarang

Artikel Ini dipersembahkan oleh Mitra Perencana Keuangan Kami Finansialku.com

Banyak generasi muda yang masih menyepelekan usia pensiun. “Ah, ngapain sih mikirin pensiun sekarang. Kan masih umur 50-an nanti,” kurang lebih begitu reaksi anak-anak muda sekarang.

Kenyataannya, justru dari sekarang kita harus menyiapkan segala sesuatunya sebelum memasuki usia pensiun. Memang sih sudah ada Jaminan Hari Tua (JHT) dari BPJS Ketenagakerjaan.

Tapi apa itu sudah cukup? Tentu gak. Dana pensiun memang penting, tapi bukan satu-satunya yang terpenting. Kamu butuh perencanaan dan pengelolaan pensiun dari sekarang.

Paling nggak ada 3 bekal yang harus kamu persiapkan sebelum memasuki masa pensiun. Apa saja sih?

[Baca: Memasuki Usia Pensiun Bukan Halangan Buat Bisa Produktif Lagi, Begini Caranya]

1. Tambahan Dana Pensiun

Di atas sudah disinggung soal JHT. Tapi gak ada salahnya kamu menyisihkan beberapa persen gajimu untuk pensiun dalam bentuk Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).

memasuki usia pensiun
Jangan cuma sibuk mencari uang, carilah kegiatan buat mengisi masa pensiun

DPLK ini hukumnya gak sewajib JHT, makanya belum semua orang ikutan. Saat ini sudah banyak lembaga keuangan, asuransi dan bank yang menyediakan layanan DPLK. Cara kerjanya mirip menabung, jadi kamu tinggal membayar iuran sekian persen dari gaji untuk kemudian diambil saat memasuki usia pensiun.

Berbeda dengan tabungan, nantinya iuran peserta yang terkumpul akan dikelola dalam bentuk investasi oleh penyelenggara. Jadi jelas bakal memberikan bunga yang lebih tinggi dibanding tabungan.

2. Investasi

Pas usia produktif orangtua kita, kata investasi memang belum begitu populer. Tapi sekarang investasi kayak jadi instrumen wajib buat mengamankan keuangan kita. Menanam uang dalam bentuk investasi gak mengenal usia dan besaran gaji.

Sekarang banyak loh bentuk investasi yang murah dan aman. Contoh saja reksa dana dan investasi saham. Cuma bermodal ratusan ribu rupiah kamu sudah bisa menjadi investor.

[Baca: Investasi Reksadana Modal Kecil Cuma Butuh Rp 100 ribu di 8 Tempat Ini]

investasi yang menguntungkan
Memupuk kebiasaan berinvestasi berarti juga memupuk kebiasaan menghargai duit

Gak cuma soal menanamkan duit. Dengan berinvestasi kamu juga bakal melatih diri soal menghargai uang dan pentingnya masa depan.

3. Memiliki Aset

Arti memiliki aset tentu luas. Ini bisa berarti aset produktif/non-produktif, aset tidak bergerak dan aset bergerak. Bisa dibayangkan dong kalau sudah usia pensiun tapi gak memiliki aset apapun? Bisa berabe lah.

Semua aset tersebut gak bisa muncul dalam sehari. Perlu dipupuk dan diusahakan. Pasang target mulai dari sekarang. Misalnya usia 30-an sudah harus punya properti dan mobil, usia 40-an memiliki usaha mandiri, dan seterusnya.

kerja seumur hidup
Menikmati masa pensiun dengan nyaman. Bukankah itu impian kita?

Masa depan itu bukan hari esok loh, tapi hari ini. So, akan lebih bagus kalau mulai dari sekarang kamu sudah memikirkan masa pensiunmu.

[Baca: Punya Gaji Besar Kok Malah Gak Punya Tabungan Sih! Ternyata Ini Penyebabnya]

 

Image credit:

  • https://cdn.sindonews.net/dyn/620/content/2015/05/12/32/1000446/bni-genjot-investasi-reksa-dana-Wlh.jpg
  • http://investment.allianz.co.id/banner_pensiun.jpg