10 Tempat di Indonesia Yang Merah-Meriah Tiap Liburan Imlek Tiba

Tahun Baru Imlek sudah mau tiba, nih. Sudah bersiap untuk merayakan? Selain mengisi perayaan dengan berdoa, kita juga bisa bersenang-senang sambil liburan.

 

Seperti hari besar agama lain, Imlek adalah hari libur nasional. Jadi enggak ada salahnya kita sekalian liburan pada hari itu. Tapi, liburan ke mana, ya?

 

Enggak perlu bingung. Berikut ini daftar 10 tempat di Indonesia yang berubah merah dengan semarak yang meriah dalam rangka merayakan Imlek:

1. Singkawang

Tarian Tatung Liburan Imlek Tempat Singkawang
Tarian Tatung senantiasa memeriahkan Imlek tiap tahun di Singkawang.

 

Singkawang sebagai salah satu pusat permukiman Tionghoa di Indonesia selalu ramai saat perayaan Imlek. Hingga Cap Go Meh tiba, kota ini bakal penuh pernak-pernik berwarna merah khas Imlek. Bahkan serangkaian acara Imlek di kota ini dikenal sebagai pesta perayaan Tahun Baru Cina terbesar di Asia Tenggara.

 

Pesta Imlek di Singkawang enggak pakai minuman keras, jadi tenang saja, enggak ada gerebekan. Kalau memilih berlibur di sini, kamu malah bisa menikmati parade kendaraan hias saat siang dan indahnya ratusan atau bahkan ribuan lampion di kala malam. Saat Cap Go Meh, sejumlah pertunjukan siap menyemarakkan liburan, misalnya tatung serta barongsai.

 

Ritual tatung menarik banget karena kamu bisa melihat orang kesurupan dewa-dewi yang dipercaya penganut Konghucu. Bahkan warga asli Dayak juga ikut serta dalam pertunjukan itu lantaran ritual tersebut mirip dengan yang mereka punya.

 

2. Semarang

tempat liburan imlek pasar semawis semarang
Pasar Imlek Semawis seru dengan pertunjukan permainan toya a la biksu-biksu Shaolin

 

Perayaan Imlek di Semarang sangat meriah karena kawasan Pecinan di ibu kota Jawa Tengah itu sangat hidup. Sedikitnya ada sepuluh kelenteng di Pecinan Semarang. Yang tertua bernama Tay Kak Sie, sedangkan yang terbesar namanya Wie Wie Kong.

 

 

Selain itu, ada Pasar Imlek Semawis yang ikut memeriahkan perayaan Imlek selama sekitar seminggu. Yang menarik adalah pertunjukan permainan toya dan wushu khas biksu Shaolin. Kamu bisa melihat langsung atraksi beladiri khas Tiongkok ini, enggak hanya nonton di film-film kungfu.

 

Yang masih punya waktu luang, bisa mampir ke gedung Lawang Sewu. Gedung horor ini terkenal sebagai obyek wisata uji nyali karena banyaknya cerita misteri di sana, dari penampakan Noni Belanda sampai suara jeritan menyayat hati. Kalau lagi galau gara-gara habis diputusin, mending enggak usah, daripada hatinya tambah tersayat.

 

3. Surabaya

Chinatown Surabaya
Kya-Kya Kembang Jepun, surganya kuliner Surabaya. Bahkan, untuk merevitalisasinya, pemerintah Surabaya bahkan sampai studi banding ke Chinatown Singapura!

 

Siapa yang enggak kenal Hong Tiek Hian? Kelenteng tertua di Surabaya ini adalah tempat ibadah umat Konghucu, Tao, dan Buddha Tri Dharma. Perayaan Imlek di Kota Pahlawan terpusat di kelenteng ini.

 

Enggak hanya kelenteng, mal-mal besar di Surabaya juga selalu ramai dengan aktivitas khusus menyambut Imlek. Tapi kalau dari Jakarta ke Surabaya buat ngemal doang, buat apa? Mending sehabis melaksanakan ritual imlek langsung wisata kuliner.

 

Kunjungi saja Kya-Kya Kembang Jepun, surganya kuliner Surabaya. Saat akan merevitalisasi kawasan Pecinan ini, pemerintah Surabaya bahkan sampai studi banding ke Chinatown Singapura, lho. Kalau kamu pernah ke Chinatown, bandingin deh apa benar Kya-Kya mirip dengan Pecinan di Negeri Singa itu.

 

4. Medan

liburan imlek di medan dengan kue bakul
Liburan Imlek ke Medan, jangan lupakan kue bakul ya!

 

Komunitas Tionghoa di Medan sangat berkembang. Enggak heran kalau perayaan Imlek di sini sangat meriah. Kemeriahan ini bisa dilihat dalam Gebyar Imlek Fair yang diadain tiap tahun di sini.

 

Jejak Tiongkok di Medan bisa ditelusuri di Desa Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan. Kamu bisa berburu benda-benda peninggalan pemukim pertama Tionghoa di sini, dari pecahan keramik hinga koin-koin kuno.

 

Enggak cuma itu, ada satu hal yang enggak boleh dilewatkan kalau liburan Imlek ke Medan: kue bakul. Kue yang terbuat dari tepung pulut dan gula ini melambangkan keakraban dan keharmonisan menurut tradisi Tionghoa. Jadi, kalau kamu ke sini bareng pacar, bisa makan kue ini sama-sama biar hubungan kalian harmonis.

 

5. Palembang

 

pulau kemaro palembang liburan imlek
Pulau Kemaro tidak boleh dilewatkan saat liburan imlek di Palembang. Banyak warga Tionghoa ke sini untuk berdoa.

 

Ayo pesta lampion di Palembang. Di kawasan Pecinan Dempo, selalu ada Festival Imlek tiap tahun. Acaranya banyak, dari pertunjukan lampion sampai atraksi barongsai.

 

Kelenteng Dewi Kwan Im di Kelurahan 10 Ulu biasanya penuh dengan lampion saat malam. Kelurahan ini juga terkenal dengan makanan empek-empeknya , lho.  Lihat saja di kota-kota lain, banyak penjual empek-empek yang pakai nama “10 Ulu”, meski enggak tahu juga penjualnya dari kelurahan ini atau enggak.

 

Pas siang, jalan-jalanlah ke Pulau Kemaro yang pasti ramai pas liburan Imlek. Warga Tionghoa ke Pulau Kemaro untuk berdoa. Salah satunya untuk meminta jodoh.

 

6. Bandung

barongsai liburan imlek
Barongsai merupakan tradisi khas perayaan Imlek. Di Cibadak, Bandung, juga sering terdapat pertunjukan barongsai.

 

Di Bandung, ada kirab budaya Tionghoa buat menyambut Imlek. Pusat perayaan Imlek di Bandung ada di kawasan Cibadak dan Kecamatan Andir. Enggak hanya warga Bandung, masyarakat di sekitar kota ini juga kerap datang meramaikan kirab budaya ini.

 

Selain melaksanakan ritual Imlek, kamu juga bisa berwisata, dari wisata sejarah sampai kuliner. Apalagi banyak taman baru yang dibangun pemerintah setempat. Di antaranya Taman Jomblo, yang layak dikunjungi kalau kamu lagi cari soulmate.

 

7. Solo

Grebeg Sudiro Liburan Imlek Solo
Grebeg Sudiro merupakan tradisi perayaan Imlek di Solo. Puncaknya adalah rebutan hasil bumi dan makanan, yang menyimbolkan bahwa orang harus bekerja untuk mendapatkan sesuatu.

 

Setelah reformasi 1998, komunitas Tionghoa mulai berani keluar untuk merayakan tradisinya. Seperti merayakan Imlek dalam Grebeg Sudiro dan Festival Imlek. Grebeg Sudiro yang dilaksanakan warga Pecinan di Sudiroprajan mengadopsi perayaan grebeg gunungan Kasunanan Surakarta.

 

Puncak Grebeg Sudiro adalah rebutan hasil bumi dan makanan, sama seperti Grebeg Suro yang diselenggarakan Kasunanan. Dalam tradisi Jawa, rebutan makanan ini mengandung makna “orang yang enggak berusaha enggak akan bisa hidup berkecukupan”.  Dalem banget buat orang yang maunya enak saja tanpa mau berusaha. [Baca: Jangan Cuma Mupeng Bikin Usaha Tapi ‘Gak Ada Action]

 

Di Solo, kamu juga bisa sekalian menikmati kuliner dari timlo sampai nasi liwet. Ada satu makanan nonhalal yang layak kamu coba, yaitu sate babi buntel di kawasan Tambak Segaran. Satenya legit dan bikin nagih.

 

8. Bangka

kembang api imlek
Pesta kembang api menghias langit dengan warna merah. Ini lah salah satu tradisi Imlek yang dapat ditemui di penjuru dunia.

 

Kota Belinyu di Bangka rajin bikin pesta kembang api pas Imlek. Enggak hanya itu, ada juga pawai barongsai yang panjang bukan kepalang.

 

Setelah perayaan di siang hari ini usai, kamu bisa datang ke beberapa pasar rakyat untuk menyambut Imlek di sini. Suasana Tiongkok bakal sangat kerasa saat Imlek di Bangka.

 

Sempatkan juga ke Vihara Dewi Kwan Im di Desa Jelitik. Ada kolam  pemandian di sana. Juga mata air yang dipercara masyarakat Tionghoa bisa membuat awet muda tanpa operasi plastik ala artis Korea.

 

9. Tegal

klenteng tek hay kiong tegal imlek
Imlek di Tegal, jangan lupa kunjungi Klenteng Tek Hay Kiong.

 

Salah kalau bilang Tegal terkenal hanya karena warteg-nya. Ada kelenteng berusia ratusan tahun di sini yang bernama Tek Hay Kiong. Kelenteng ini menggelar perayaan Imlek setiap tahun dengan mengundang kelenteng-kelenteng lain di sekitar Kota Tegal.

 

Bayangkan saja acaranya seperti perhelatan biara Shaolin yang mengundang sejumlah perguruan di Tiongkok untuk ikut kompetisi kungfu, kayak di film To Liong To. Ramai dan meriah.

 

10. Jakarta

pecinan Imlek lampion
Jalan-jalan ke pecinan Jakarta, banyak lampion cantik menghiasi – bahkan bukan hanya saat Imlek.

 

Kalau kamu tinggal di Jakarta, enggak usah pergi jauh-jauh buat merayakan Imlek.  Di daerah Petak Sembilan, Glodok, suasana Imlek dibuat meriah dengan kehadiran lampion dan kue-kue khas Tiongkok.

 

Kelenteng Jin De Yuan alias Kim Tek Le yang legendaris juga layak dikunjungi. Kelenteng tertuta di Jakarta ini punya bangunan yang namanya sangar: Raja Neraka. Tapi arti nama kelenteng ini bikin adem: kebajikan hati.

 

 

Itulah 10 tempat seru buat merayakan Imlek sekaligus liburan. Silakan dipilih-pilih, tapi lihat kondisi dompet juga, ya. Kalau keuangan lagi cekak, mending pilih yang di dalam kota atau dekat-dekat saja biar lebih ngirit.

 

 

Image credit:

  • http://www.theprovince.com/travel/cms/binary/9510365.jpg?size=620×400
  • http://suaramerdeka.com/foto_smcetak/739349f2a292b34342aeb9e9a70e7bdc.jpg
  • https://c2.staticflickr.com/4/3632/3466667433_d388f29a37.jpg
  • http://www.medanbisnisdaily.com/imagesfile/201302/20130209103520_832.gif
  • http://myhotelmyresort.com/wp-content/uploads/2014/05/kemaro.jpg
  • http://statik.tempo.co/data/2013/02/10/id_166587/166587_620.jpg
  • http://solorayaonline.com/wp-content/uploads/cache/90462_NpAdvHover.jpg
  • https://jakeseeonline.files.wordpress.com/2013/04/kembangapiimlek-100213-jokoprasetyo-fa.jpg
  • http://wisatategal.com/main/media/image/klenteng_tek_hay_kiong_1_s.jpg
  • http://image.yes24.co.id/Upload/CatalogContent/clip_image006_(31).jpg